Gubernur Jawa Barat Terpilih Ridwan Kamil baru saja memposting berita tentang pendidikan karakter Jabar Masagi. Dalam konsep Jabar Masagi ini Pemprov Jawa Barat akan memulai pendidikan karakter untuk menguatkan pendidikan formal dengan minimal 4 nilai atau karakter: Cinta Agama, Cinta Budaya, Bela Negara dan Cinta Alam Lingkungan.

“________ PINTAR TAPI JULID TIDAK BERETIKA. PINTAR TAPI PEMBULI. PINTAR TAPI JOROK SUKA MENGOTORI. PINTAR TAPI TIDAK PAHAM PANCASILA. PINTAR TAPI TIDAK BISA BAHASA DAERAH DAN BUDAYA LOKAL. ________. Kami tidak mau anak-anak Jabar pada pintar IQ nya karena kurikulum formal, tapi punya sifat-sifat negatif seperti tadi, Karena itu Pemprov Jawa Barat akan memulai pendidikan Karakter “JABAR MASAGI” untuk menguatkan pendidikan formal dengan minimal 4 nilai atau karakter: Cinta Agama, Cinta Budaya, Bela Negara dan Cinta Alam Lingkungan. Semoga suatu hari anak-anak Jawa Barat adalah para teladan untuk masyarakat Indonesia. Mereka yang berahlakul karimah, mencintai budaya kearifan lokal, menjaga lingkungan dan mencintai membela tanah airnya. Itulah Generasi Juara dari #JABARJUARA”, tulis Ridwan Kamil pada caption.

Program Jabar Masagi ini, nama “masagi” ini hampir mirip dengan program pendidikan karakter di kota Bandung sebelumnya yaitu Bandung Masagi. Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan, Bandung Masagi merupakan model pendidikan karakter sesuai pandangan hidup budaya Sunda. Ada empat nilai perlu diterapkan dalam budaya Sunda, yakni kearifan lokal, silih asih, asah, asuh dan wawangi. Apakah program pendidikan karakter ini sama atau berbeda dengan yang ada di kota Bandung? Ikuti terus perkembangan dan penerapannya nanti di Jawa Barat. Dan jangan lupa dukung juga program Jabar Masagi ini agar tercipta Generasi Juara dari JABARJUARA.

Leave a comment

Subscribe Untuk Mendapatkan Informasi Menarik Dari Kami


RSS BERITA PENDIDIKAN

  • Seleksi SNMPTN 2019 Tetap Berbasis Akreditasi Sekolah
    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memutuskan untuk mengurangi daya tampung untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2019 menjadi minimal 20 persen....

Copyright Priba.id 2018 Allright Reserved